DOKUMENTASI KEJURDA INKANAS PIALA KAPOLDA BANTEN TAHUN 2016
Inkanas Pengda Banten
KIHON
Kihon adalah salah satu teknik dasar karate. Dalam kihon kita mempelajari beberapa gerakan. Gerakan tersebut seperi :
1. Pukulan (Zuki/Tsuki)
- Pukulan arah atas (muka/kepala) = Jodan Tsuki/ Oi Tsuki Jodan
- Pukulan arah tengah (badan/ulu hati) = Chudan Tsuki/ Oi Tsuki Chudan
- Pukulan arah bawah (alat kelamin) = Gedan Tsuki/ Oi Tsuki Gedan
- Pukulan tangan dalam/ berlawanan arah kuda-kuda = Gyaku Tsuki
- Pukulan tangan luar/ searah arah kuda-kuda = Kisame Tsuki
- Kombinasi dua pukulan = Nindan Tsuki
- Kombinasi tiga pukulan = Sanbon Tsuki
- Pukulan dengan menggunakan siku = empi/enpi
- Pukulan dengan menggunakan punggung tangan = Haito
- Pukulan dengan menggunakan ujung jari = Nukite
2. Tendangan (Geri)
- Tendangan kedepan arah atas (muka/kepala) = Mae Geri Jodan
- Tendangan kedepan arah tengah (badan/ulu hati) = Mae Geri Chudan
- Tendangan arah belakang = Ushiro Geri
- Tendangan menyamping = Mawashi Geri
- Tendangan pisau arah tengan (badan/ulu hati) = Keakome Geri
- Tendangan pisau arah atas (muka/kepala) = Keage Geri
- Tendangan loncat kedepan = Tobi Geri
- Tendangan menggunakan lutut = Hiza Geri
- Tendangan menggunakan kaki depan = Mae Ashi Geri
Kihon adalah salah satu teknik dasar karate. Dalam kihon kita mempelajari beberapa gerakan. Gerakan tersebut seperi :
1. Pukulan (Zuki/Tsuki)
- Pukulan arah atas (muka/kepala) = Jodan Tsuki/ Oi Tsuki Jodan
- Pukulan arah tengah (badan/ulu hati) = Chudan Tsuki/ Oi Tsuki Chudan
- Pukulan arah bawah (alat kelamin) = Gedan Tsuki/ Oi Tsuki Gedan
- Pukulan tangan dalam/ berlawanan arah kuda-kuda = Gyaku Tsuki
- Pukulan tangan luar/ searah arah kuda-kuda = Kisame Tsuki
- Kombinasi dua pukulan = Nindan Tsuki
- Kombinasi tiga pukulan = Sanbon Tsuki
- Pukulan dengan menggunakan siku = empi/enpi
- Pukulan dengan menggunakan punggung tangan = Haito
- Pukulan dengan menggunakan ujung jari = Nukite
2. Tendangan (Geri)
- Tendangan kedepan arah atas (muka/kepala) = Mae Geri Jodan
- Tendangan kedepan arah tengah (badan/ulu hati) = Mae Geri Chudan
- Tendangan arah belakang = Ushiro Geri
- Tendangan menyamping = Mawashi Geri
- Tendangan pisau arah tengan (badan/ulu hati) = Keakome Geri
- Tendangan pisau arah atas (muka/kepala) = Keage Geri
- Tendangan loncat kedepan = Tobi Geri
- Tendangan menggunakan lutut = Hiza Geri
- Tendangan menggunakan kaki depan = Mae Ashi Geri
3. Tangkisan (Uke)
- Tangkisan keatas = Age Uke
- Tangkisan kebawah = Gedan Barrai
- Tangkisan badan kearah dalam = Ude Uke
- Tangkisan badan kearah luar = Uchi Uke
- Tangkisan kearah luar menggunakan pisau tangan = Shuto Uke
4. Kuda-kuda (Dachi)
- Kuda-kuda titik berat didepan = Zenkutsu Dachi
- Kuda-kuda titik berat kebelakang = Kokutsu Dachi
- Kuda-kuda titik berat ketengah = Kiba Dachi
- Posisi siap (Yoi) = Heisoku Dachi
TEKNIK KARATE
Suatu beladiri karate memiliki teknik karate yang menjadi tiga bagian utama :
1. Kihon
Kihon adalah suatu teknik dasar karate. Dalam latihan kihon dimulai dari mempelajari pukulan (zuki), tendangan (geri), dan bantingan.
2. Kata
Kata secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata bisa juga disebut dari gabungan beberapa gerakan kihon dalam suatu bentuk kata. Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda. Dalam kata ada yang dinamakan Bunkai yaitu aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar kata. Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk setiap kata.
3. Kumite
Kumite secara harfiah berarti pertempuran tangan. kumite dilakukan oleh murid (kohai) tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang ada dojo yang mengajarkan oleh kohai (murid) tingkat pemula (sabuk kuning).
3. Kumite
Kumite secara harfiah berarti pertempuran tangan. kumite dilakukan oleh murid (kohai) tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang ada dojo yang mengajarkan oleh kohai (murid) tingkat pemula (sabuk kuning).
Tingkatan Sabuk
Tingkatan sabuk dalam karate di bedakan berdasarkan kemampuan seorang karateka dalam menghafal atau melakukan gerakan yang maksimal dalam suatu jurus tersebut. Untuk mendapatkan suatu tingkatan tersebut, seorang karateka di haruskan mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk yang berlangsung dalam 6 bulan sekali atau 4 bulan sekali. Dalam tingkatan sabuk di bedakan dari warna dan tingkatannya. Dengan warna dan tingkatannya sebagai berikut :
1. Putih
2. Kuning
3. Hijau
4. Biru
5. Coklat
6. Hitam
Tingkatan sabuk dalam karate di bedakan berdasarkan kemampuan seorang karateka dalam menghafal atau melakukan gerakan yang maksimal dalam suatu jurus tersebut. Untuk mendapatkan suatu tingkatan tersebut, seorang karateka di haruskan mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk yang berlangsung dalam 6 bulan sekali atau 4 bulan sekali. Dalam tingkatan sabuk di bedakan dari warna dan tingkatannya. Dengan warna dan tingkatannya sebagai berikut :
1. Putih
2. Kuning
3. Hijau
4. Biru
5. Coklat
6. Hitam
Langganan:
Postingan (Atom)







